Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2020

Iklan

MENAGIH KIDUNG SELAIN LADY AISYAH

Nama (Lady) Aisyah (LA) kini tengah viral. Kisah romansanya bersama sang suami, Nabi Muhammad (NM), dipahat dalam alunan lagu. Umat Islam Indonesia pasti gembira memiliki satu lagi tambahan kidung "Mazmur," modern yang mengambil setting romantika NM. 

LA adalah istri ketiga dalam sejarah rumah tangga NM. Itu artinya, ia merupakan istri kedua NM dalam sejarah poligininya. Jumlah pasti berapa banyak perempuan yang bisa dikaitkan dengan romantika NM masih tetap menjadi perdebatan. Para sejarahwan Islam dan Barat belum satu suara. Masih ada dispute hingga hari ini.
LIMA KLASIFIKASI Para perempuan dalam sejarah romantika NM terbagi menjadi 5 kuadran --  sebagaimana dinyatakan QS. 33.50/49. Pertama, adalah mereka (para perempuan) yang telah diberi mas kawin oleh NM. Kedua, para budak yang menjadi miliknya dan perolehan dari peperangan. Ketiga, para sepupu NM --baik dari jalur ayah maupun ibu -- yang ikut hijrah (ke Madinah). Keempat, para perempuan mukmin (al-Quran menggunakan kata m…

JUMAT AGUNG DAN TIGA KELOMPOK ISLAM

Hari ini Jumat Agung di tengah pandemi Corona. Dua ribuan tahun lalu, pada hari yang sama, banyak orang berkumpul menyaksikan seorang manusia menjalani penghukuman yang sangat kejam, sebelum akhirnya diarak dan mati di kayu salib. Disalib adalah simbol penghukuman paling nista, paling dihindari. Hampir tidak ada yang berani ngomong dengan bangga dan riang gembira, "Asyikkk, aku besok disalib,"

Namun demikian, ribuan tahun kemudian, manusia yang disalib tersebut berubah menjadi figur sentral, manifestasi Illah sempurna dengan darah dan dagingnya, dan memiliki miliaran pengikut. 
Peristiwa penyaliban Yesus yang menjadi titik sentral keimanan pengikutnya, secara bersamaan juga menjadi poin krusial yang dipersoalkan doktrin mainstream agama sesudahnya, Islam, agamaku. Doktrin tersebut diajarkan bahwa Yesus tidak disalib. Dia diselamatkan Allah dari penghinaan tentara dan komplotannya. Dalam teksnya, AlQuran jelas mengecam siapapun yang membuat plot untuk menghancurkan Yesus. 

Hingg…

CORONA. LGBT dan KEWARASAN KITA

Kadang kita merasa sudah berfikir waras menghadapi corona, sewaras cara kita menyikapi LGBT. Namun benarkah demikian?

*** Barusan aku pulang dari jalan-jalan, ngopi di dekat Stadion, Selasa (31/3). Warkopnya sepi, hanya ada 3 orang denganku, ditambah penjualnya. Jadi 4 orang.
Warkop ini adalah satu-satunya yang buka dan berwifi dari puluhan yang bisa aku temukan sepanjang Jl. Gus Dur hingga Jl. Hasyim Asyari dekat perempatan Mojosongo. Puluhan warkop terkena dampak meranggasnya corona di areal Jombang Kota. 
Aku membayangkan bagaimana nasib warkop-warkop yang selama ini menyangga denyut peradaban Kota Santri ini. Ya, akses high speed wifi membuat banyak orang lebih teredukasi, setidaknya mereka, para users warkop, bisa berproses secara online, termasuk keranjingan game, mengakses jurnal internasional, maupun sekedar menziarahi situs-situs dewasa macam pornhub atau xhamster.
"Aku dikurung tidak boleh keluar rumah dan menerima tamu selama 14 hari, gus," tiba-tiba teman dekatku meng…

COVID19 MUSUH KITA, BEGINI AKIBATNYA?

Banyak orang kaget kenapa ada warga yang sampai setega itu pada mayat terinfeksi covid19. Saya sendiri kaget dengan kekagetan mereka. Kaget karena kenapa mereka kaget dengan buah yang telah mereka tanam sendiri. Bukankah pagi, siang, sore dan malam hari mereka tidak henti-hentinya kampanye betapa jahatnya covid19? Jahat melampaui segala ragam penyakit yang tersedia. Bukankan mereka, kita semua, meletakkan covid dalam area peperangam dalam imajinasi kita? Ia adalah musuh, amarah Tuhan, dan entitas di mana semua kemarahan dan kebodoham kita kumpulkan di dalamnya. Kita bahkan rela menggelorakan perang padanya. 

Kita ogah salaman maupun berdekatan dengan orang lain karena dalam alam bawah sadar kita, setiap orang adalah inang dari covid19, musuk kita yang tidak tampak. 
Kita yang terbiasa visual menjadi amat frustasi karena covid19 bergerak tanpa bayangan, tidak bisa terdeteksi dengan mudah. Akan lebih mudah bagi kita seandainya ia berwujud nyata. Jelas bentuknya, alamatnya, sehingga memuda…